Breaking News
Home » Berita » EVALUASI KEGIATAN GERAKAN NASIONAL KEMITRAAN PENYELAMATAN AIR (GN-KPA) WILAYAH SUNGAI (WS) CITANDUY

EVALUASI KEGIATAN GERAKAN NASIONAL KEMITRAAN PENYELAMATAN AIR (GN-KPA) WILAYAH SUNGAI (WS) CITANDUY

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy pada  hari senin tanggal 25 Juli Tahun 2016 mengadakan  Rapat  Evaluasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) Wilayah Sungai (WS) Citanduy yang bertempat di Hotel Harmoni, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Laporan panitia penyelenggara oleh Ketua Sekretariat GN-KPA WS Citanduy. Sambutan sekaligus pembukaan oleh Ir. Dasniari Pohan, MT yang bertindak sebagai Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan di BBWS Citanduy, yang menyatakan bahwa pentingnya Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) sebagai upaya bersama untuk memadukan program dan mensinergikan aksi dalam upaya penyelamatan air “Sehingga keandalan sumber-sumber baik kualitas, kuantitas maupun continuitas dapat dicapai melalui progran pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta keterlibatan dunia usaha dan peran serta masyarakat”.

Rapat  Evaluasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) Wilayah Sungai (WS) Citanduy ini dilanjutkan dengan paparan dari beberapa narasumber, salah satunya adalah  Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I  Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri selaku Ketua Tim Kerja Antar Kementerian Implementasi Revitalisasi GN-KPA dengan tema paparan Pelaksanaan Revitalisasi GN-KPA sesuai dengan Amanat UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Sekretaris Tim Kerja Antar Kementerian Implementasi Revitalisasi GN-KPA.

Ir. Dasniari menjelaskan, revitalisasi GN-KPA menitikberatkan pada enam kelompok kegiatan diantaranya penataan ruang, penataan pembangunan fisik, penataan pertanahan dan penataan kependudukan. Kemudian konservasi tanah dan air serta konservasi sumber daya air.  Lalu, pengendalian daya rusak air, pengelolaan kualitas dan pengendalian pencemaran air, penghematan penggunaan dan pengelolaan permintaan air serta pendayagunaan sumber daya air.

Turut hadir dalam acara Evaluasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) Wilayah Sungai (WS) Citanduy ini unsur dari  Pemerintahan Kabupaten dan Kota di wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy yang meliputi unsur Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Bina Marga, Sumber Daya Air, ESDM dan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, Tim GN-KPA Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah, unsur Desa dan Camat di Kabupaten Ciamis (khusus yang mendapat bantuan stimulan dan pelatihan), dan pihak BBWS Citanduy sebagai pihak penyelenggara kegiatan.

Rapat Evaluasi GN-KPA ini ditutup dengan Penandatanganan Berita Acara Bersama Revitalisasi GN-KPA oleh perwakilan dari Pemerintahan Kabupaten Tasik, Ciamis, Pangandaran (Provinsi Jawa Barat), kabupaten Cilacap dan Kabupaten Bayumas (Provinsi Jawa Tengah) serta Perwakilan dari Pemerintah  Kota Banjar dan Kota Tasikmalaya (Provinsi Jawa Barat). Kesepakatan   bersama sebagai upaya untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada pada para pihak (stakeholder) dalam rangka mendukung dan melaksanakan Revitalisasi GN-KPA secara terpadu yang didasarkan saling membantu, saling mendukung sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Sasaran revitalisasi GN-KPA meliputi 108 Daerah Aliran Sungai (das), 15 danau dan 29 bendungan prioritas” ungkap Ir. Dasniari

Comments

comments

Tinggalkan Balasan