Breaking News
Home » Download » Draft Laporan Akhir Masterplan Agropolitan Kota Banjar

Draft Laporan Akhir Masterplan Agropolitan Kota Banjar

Ringkasan Eksekutif

Pembangunan yang dilaksanakan di daerah pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan pembangunan dan sebagai upaya untuk meningkatkan people prosperity dan place prosperity. Pembangunan di Indonesia selama ini cenderung lebih mengarahkan aktivitas pembangunan ke kawasan perkotaan (urban bias), dengan alasan efisiensi dan demi mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Untuk mengatasi masalah urban bias, para ahli pengembangan wilayah mengemukakan konsep pembangunan yang memfokuskan pada pengembangan kota – kota kecil yang berbasis pertanian – yang kemudian dikenal dengan konsep agropolitan.

Inti dasar pembangunan agropolitan adalah berkembangnya agropolitan district – yang merupakan suatu daerah yang terdesentralisasi, dimana daerah tersebut bisa mengambil suatu kebijaksanaan pembangunan secara mandiri.

Hal terpenting yang harus terjadi dalam pengembangan agropolitan adalah:

  • Adanya akses yang lebih mudah bagi rumah tangga atau masyarakat perdesaan – yang dikembangkan aktivitas pertaniannya – untuk menjangkau kota;
  • Wilayah pertanian yang dikembangkan cukup luas untuk mengembangkan wilayah pertumbuhan ekonomi (scope of economic growth) dan cukup luas dalam upaya pengembangan diversifikasi produk dalam rangka mengatasi keterbatasan – keterbatasan pemanfaatan desa sebagai unit ekonomi;
  • Pengetahuan lokal (local knowledge) akan mudah diinkorporasikan dalam proses perencanaan.

Konsep agropolitan tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Banjar. Ada dua konsep pembangunan agropolitan di Kota Banjar menurut RPJP, yaitu:

  1. Memfungsikan Banjar sebagai agropolitan, yaitu bagaimana Kota Banjar menyediakan jasa – jasa atau pusat pelayanan bagi daerah  – daerah penghasil pertanian yang ada disekeliling Kota Banjar,
  2. Dengan adanya aktivitas pusat pertanian di Kota Banjar diharapkan bisa mencegah arus urbanisasi yang bersifat negatif –jika pelayanan di Kota Banjar memang menjanjikan dan memudahkan, maka Kota Banjar akan berkembang dengan sendirinya.

Download file Draft Laporan Akhir Masterplan Agropolitan selengkapnya disini

Saran/Masukan terhadap Laporan Akhir tersebut dapat disampaikan melalui email : bapeda [at] banjar-jabar.go.id

paling lambat kami terima pada tanggal 18 Desember 2013.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Powered by Web hosting Serverutama